10 Maret, 2026

Treasury Wine Estates meningkatkan laba meskipun tidak bisa masuk ke China

kilang anggur
Waktu Membaca: 2 menit

Treasury Wine Estates Ltd membukukan kenaikan laba tahunan sebesar 5.3% pada hari Kamis, karena penjualan AS yang kuat dan kenaikan harga lebih dari mengimbangi pukulan tarif Tiongkok yang besar pada anggur Australia.

Pembuat anggur mandiri terbesar di dunia telah mengalihkan pasokan anggur berlabel Penfolds yang berharga ke Amerika Serikat, Eropa, dan domestik sejak Tiongkok mengenakan bea antidumping pada beberapa anggur Australia pada akhir tahun 2020.

Perusahaan tersebut, yang juga memiliki merek Wolf Blass dan Wynns antara lain, mengatakan pendapatan penjualan bersih di unit Amerikanya tumbuh 2.5%, diuntungkan dari upaya untuk memperluas kehadirannya di pasar, termasuk kolaborasi dengan rapper Snoop Dogg.

Permintaan untuk anggur berlabel Penfolds, produk paling premium dari perusahaan, tetap kuat meskipun inflasi melonjak di Amerika Serikat dan Eropa. Sementara total pendapatan penjualan bersih untuk segmen tersebut turun 9.1%, penjualan di pasar di luar Tiongkok meningkat lebih dari dua kali lipat.

Pembuat anggur itu mengatakan pihaknya menaikkan harga di seluruh divisi untuk mengimbangi dampak biaya input yang lebih tinggi dan pihaknya berharap dapat meningkatkan marginnya lebih jauh pada tahun 2023.

Program optimalisasi rantai pasokan global Treasury Wine, yang diluncurkan pada tahun 2021, membantu perusahaan menghemat A$90 juta ($62.47 juta), lebih dari perkiraan sebelumnya sebesar A$75 juta, dan mengimbangi dampak dari biaya input yang lebih tinggi.

“Kami berharap TWE akan menghasilkan pendapatan yang kuat pertumbuhan pada tahun fiskal 23, mencerminkan pemulihan COVID di saluran margin yang lebih tinggi,” kata analis di Morgans.

Treasury membukukan laba yang dapat diatribusikan sebesar A$263.2 juta untuk tahun yang berakhir pada 30 Juni, lebih tinggi dari A$250.0 juta yang dilaporkan tahun lalu tetapi di bawah estimasi A$282 juta dari Morgan Stanley. Pendapatan penjualan keseluruhan turun 3.6%.

Saham Treasury Wine turun sekitar 1.5% pada awal perdagangan, sementara indeks yang lebih luas turun 0.5%.

Perusahaan mengatakan tujuan keuangan jangka panjangnya masih untuk memberikan pertumbuhan laba bersih yang berkelanjutan, pertumbuhan pendapatan rata-rata satu digit yang tinggi, dan margin laba operasi grup lebih dari 25%.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV