8 Maret, 2026

Omzet turun karena Ajisen (Tiongkok) di bawah tekanan

Ajisen
Waktu Membaca: 2 menit

Sementara omzet semester pertama turun 2.5 persen untuk grup restoran Ajisen (Tiongkok) Holdings, laba intinya tumbuh 36 persen.

Omzetnya mencapai RMB1.1 miliar (US$165.2 juta) sedangkan labanya mencapai RMB135 juta.
Margin laba kotor naik 2.3 poin menjadi 73.1 persen, sementara laba kotor mencapai sekitar RMB841 juta, naik 0.7 persen. Laba yang diatribusikan kepada pemilik perusahaan turun sekitar 80.9 persen menjadi RMB108 juta.

Ajisen mengatakan persaingan dalam industri jasa makanan semakin ketat, dengan tingkat pembukaan dan penutupan yang tinggi muncul sebagai norma baru. Sebagai contoh, ia menyebutkan lonjakan restoran baru di Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen yang disertai dengan tingkat penerimaan yang lebih tinggi dengan tingkat penutupan bulanan sebesar 10 persen, dan tingkat penutupan tahunan gabungan yang melebihi 100 persen.

Perusahaan tersebut juga mengatakan bahwa model pusat perbelanjaan/katering juga mengalami tekanan akibat agregasi arus yang lebih rendah dan jumlah pelanggan yang tidak mencukupi akibat homogenisasi pusat perbelanjaan. Gerai katering di pusat perbelanjaan di 10 kota mencatat tingkat penutupan lebih dari 30 persen.

Sementara itu, segmen industri makanan siap saji tumbuh pesat dengan penekanan pada makanan sehat. Statistik tahun lalu menunjukkan bahwa keseluruhan transaksi di segmen tersebut meningkat tajam hingga mencapai lebih dari RMB150 miliar, yang mencakup 4 persen dari total industri katering.

Ajisen mengatakan manajemennya akan secara aktif mengeksplorasi dan mencari peluang untuk bertransformasi, mengadopsi pendekatan manajemen ramping dan mendirikan toko pintar untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Pada akhir Juni, grup ini memiliki 649 restoran cepat saji, turun 13 dari periode yang sama tahun lalu. Namun, jaringannya telah meluas hingga ke 31 provinsi dan kotamadya di Tiongkok, yang berarti 133 kota, 11 lebih banyak dari tahun lalu.

Empat basis produksi utama diluncurkan – di Shanghai, Chengdu, Tianjin dan Dongguan – untuk mendukung ekspansi grup.

Selain di China, grup ini juga memiliki 29 restoran di Hong Kong, turun delapan dari tahun lalu, dan satu di Roma, Italia.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV