
Rick Mulia, yang bergabung dengan Twitter untuk meluncurkan operasinya di Indonesia hanya delapan bulan lalu, telah meninggalkan perusahaan untuk kembali ke mantan perusahaan tempatnya bekerja, Wego.
Mulia bergabung dengan Twitter dari Wego pada bulan November, lima bulan sebelum pembukaan resmi kantor Jakarta pada bulan Maret.
Twitter mengatakan kepada Mumbrella bahwa Mulia keluar karena alasan pribadi dan sedang mencari pengganti untuk memimpin salah satu pasar strategis terpenting layanan mikro-blog tersebut.
Dia akan bertahan di perusahaan itu sampai akhir bulan ini.
“Pertama-tama, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Rick Mulia atas kontribusi dan kepemimpinannya dalam membuka kantor Twitter di Indonesia, salah satu pasar terbesar dan terpenting kami di dunia. Rick berkantor di Singapura dan peran Kepala Bisnis Indonesia mengharuskannya pindah ke Jakarta,” kata Twitter kepada Mumbrella dalam sebuah pernyataan.
"Namun, ia tidak dapat pindah sekarang karena alasan pribadi. Jadi, kami secara aktif mencari penggantinya di Indonesia dan akan segera menyampaikan kabar terbaru kepada Anda. Kami tetap berkomitmen pada Indonesia dan akan terus berinvestasi dalam operasi kami di sana karena kami memiliki banyak rencana menarik untuk sisa tahun ini," kata Twitter.
Mantan eksekutif Microsoft dan Yahoo! yang sangat disegani itu didatangkan untuk memimpin tim yang akan mengubah “popularitas lokal Twitter menjadi pendapatan” di Indonesia.
Mulia sebelumnya menjalankan fungsi solusi media dan periklanan Wego dan mengawasi fungsi penawaran waktu nyata global perusahaan.
Ia bergabung kembali dengan Wego dalam peran sebagai kepala periklanan dan media, Asia Pacific, berkantor pusat di Singapura. Perannya adalah memimpin penjualan langsung dan terprogram untuk perusahaan.
"Saya sangat senang bahwa Rick Mulia akan bergabung kembali dengan tim kepemimpinan di Wego dan mengelola bisnis periklanan & media kami yang berkembang pesat," kata Ross Veitch, CEO dan salah satu pendiri Wego dalam sebuah pernyataan.
“Rick adalah seorang profesional digital yang disegani dengan kombinasi langka antara keterampilan teknis, penjualan, dan manajerial yang menjadikannya pilihan yang tepat untuk mengembangkan dan memberikan solusi periklanan bagi klien industri perjalanan Wego.”
Mulia berkomentar: “Saya berharap dapat kembali ke Wego dan membantu perusahaan mencapai tingkat pertumbuhan berikutnya. Selama saya tidak bekerja, saya sangat terkesan melihat pertumbuhan perusahaan di kawasan berkembang seperti Timur Tengah dan Asia Tenggara, dan khususnya, pertumbuhan pesat pada audiens seluler mereka. Keduanya merupakan keuntungan bagi ruang teknologi iklan tempat jenis data audiens ini sangat diminati.”
“Fokus saya adalah menjadikan Wego dan data audiensnya sebagai pembelian yang wajib dimiliki oleh setiap pengiklan perjalanan yang berinvestasi dalam Pembelian Iklan Kinerja Langsung atau Terprogram,” ungkapnya.