11 April, 2026

Bandara Internasional Rayong-Pattaya U-Tapao bergabung dengan AIS untuk mengembangkan Terminal Cerdas Perintis

AIS ADALAH 21
Waktu Membaca: 3 menit
U-Tapao Rayong-Pattaya Internasional Bandara telah menjalin kemitraan dengan AIS untuk mendukung dan mengembangkan sistem transportasi udaranya melalui pengenalan inovasi baru. AIS akan mengambil bagian dalam periode prakonstruksi dan pembukaan Terminal Penumpang 3, yang akan meningkatkan bandara tersebut menjadi bandara komersial utama ketiga di Bangkok di masa mendatang. Bandara ini akan melayani penumpang yang terhubung ke Bandara Internasional Don Muang dan Bandara Suvarnabhumi sesuai dengan Rencana Koridor Ekonomi Timur (EEC), yang merupakan salah satu strategi utama Thailand inisiatif 4.0.
Bandara Internasional Rayong-Pattaya U-Tapao telah mempercayakan AIS untuk menyediakan solusi digital terpadu bagi pengembangan terminal penumpang kedua menjadi Terminal Cerdas. Tahap awal difokuskan pada 2 tujuan utama: 1) meningkatkan layanan penumpang melalui Aplikasi U-Tapao yang menyediakan semua informasi penerbangan termasuk status penerbangan, transfer bandara dari/ke bandara, dan tempat parkir mobil. Selain itu, aplikasi tersebut akan menyediakan peta yang memberitahukan lokasi layanan yang melengkapi sistem navigasi di dalam bandara melalui teknologi Augmented Reality (AR). Layanan baru ini dirancang untuk memungkinkan penumpang menikmati kenyamanan maksimal untuk pertama kalinya di Thailand; 2) meningkatkan sistem manajemen terminal dengan teknologi Video Analytics, yang terdiri dari jaringan kamera sirkuit tertutup digital dan dilengkapi dengan program pemrosesan gambar berbasis AI dan Big Data untuk aplikasi dalam pengembangan sistem Pengenalan Wajah untuk memverifikasi orang-orang di bandara. Sistem Pengenalan Wajah akan meningkatkan standar keamanan dan memungkinkan identifikasi orang dan objek yang mencurigakan, serta VIP. Selain itu, Analisis Peta Panas akan diadopsi untuk mengidentifikasi volume penumpang di area bandara guna meningkatkan efisiensi sistem keamanan dan manajemen serta layanan bandara.Laksamana Muda Luechai Sri-eamgool, Direktur Otoritas Bandara U-Tapao, mengatakan: “Kami sangat senang dengan kemitraan publik-swasta untuk menerapkan teknologi digital dalam peningkatan layanan dan pengelolaan Terminal Penumpang 2 menjadi Terminal Cerdas. Hal ini sesuai dengan kebijakan Ekonomi Digital pemerintah untuk mengembangkan Bandara U-Tapao sebagai bandara komersial ketiga di Bangkok. Selain itu, proyek pembangunan ini merupakan bagian dari kerangka kerja EEC yang melayani penumpang yang terhubung dengan Bandara Internasional Don Muang dan Bandara Suvarnabhumi. Terakhir, Bandara U-Tapao bertujuan untuk menjadi pusat penerbangan utama di kawasan ini.”

Bandara Internasional U-Tapao Rayong-Pattaya bermitra dengan Advanced Wireless Network Company Limited (AWN), anak perusahaan AIS – penyedia jaringan seluler dan teknologi digital No. 1 di Thailand – untuk mengembangkan Aplikasi Seluler dan Analisis Video serta sistem komputerisasi dan TI untuk layanan komunikasi bandara di terminal penumpang kedua. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan layanan bandara melalui penerapan teknologi digital yang efektif. Bandara perlu menyediakan kemudahan dan memberikan pengalaman ideal bagi pengguna dengan layanan terpadunya. Selain itu, bandara akan meningkatkan efisiensinya dalam hal keselamatan dan keamanan serta sistem manajemen gedung.

Bapak Yongsit Rojsrikul, Chief Enterprise Business Officer, menambahkan: “Sebagai penyedia layanan kehidupan digital terkemuka, AIS menyediakan layanan komunikasi terbaik bagi warga Thailand. Sasaran utama perusahaan lainnya adalah menerapkan teknologi digital dalam kapasitas maksimalnya untuk memperkuat semua aspek negara. Melalui kemitraan dengan Bandara U-Tapao, AIS telah berinvestasi dalam pengembangan 2 sistem yang akan siap beroperasi pada kuartal terakhir tahun ini. AIS berharap sistem ini akan menjadi model pengembangan terminal penumpang bandara menjadi Terminal Cerdas dengan jangkauan penuh di masa mendatang. Kami percaya bahwa EEC sangat penting untuk merevolusi ekonomi negara, dan bahwa kemitraan antara sektor publik dan swasta diperlukan untuk membuat perkembangan konkret dan mendorong ekonomi berkelanjutan Thailand.

“Hari ini, AIS sangat senang dan bangga atas kepercayaan yang diberikan Bandara Internasional U-Tapao untuk menjadi mitranya dalam mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan layanan dan sistem manajemen Terminal Penumpang 2,” tutup Bapak Yongsit.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV