
Pada Kamis sore, harga bensin di Vietnam anjlok ke level terendah sejak 5 Maret, menandai penurunan selama lima sesi berturut-turut. Bahan bakar yang paling umum digunakan, RON95, turun 0.69% menjadi VND22,880 (US$0.87) per liter.
Harga bahan bakar nabati E5 RON92 mengalami penurunan sebesar 0.45%, sehingga harganya turun menjadi VND21,830 per liter. Harga solar juga turun signifikan, dengan penurunan sebesar 4.17% menjadi VND26,690.
Pasar minyak bumi internasional telah terdampak oleh konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah selama dua hari terakhir. Negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran hanya sedikit mengalami kemajuan, dan ketegangan meningkat di Selat Hormuz, yang menyebabkan fluktuasi harga bahan bakar global. Secara global, harga RON95 telah meningkat sebesar 0.5%, sementara harga solar turun sebesar 3.8%.
Dalam upaya mengendalikan harga, pemerintah Vietnam telah menghapus beberapa pajak atas bensin, termasuk pajak perlindungan lingkungan, pajak konsumsi khusus, dan pajak pertambahan nilai.
Saat ini, tarif impor untuk minyak bumi dan bahan campuran ditetapkan sebesar 0%. Namun, kebijakan ini dijadwalkan akan berakhir pada 30 April. Kementerian Keuangan saat ini mengusulkan perpanjangan pengurangan pajak ini hingga 30 Juni.
Berapakah harga bahan bakar yang paling umum digunakan, RON95, di Vietnam saat ini?
Harga RON95 saat ini di Vietnam adalah VND22,880 (US$0.87) per liter, setelah mengalami penurunan sebesar 0.69%.
Faktor global apa saja yang saat ini memengaruhi harga minyak bumi?
Konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz menyusul terhentinya negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran saat ini berdampak pada harga minyak bumi.
Langkah-langkah apa yang telah diambil pemerintah Vietnam untuk mengendalikan harga bensin?
Untuk mengendalikan harga bensin, pemerintah telah menghapus beberapa pajak, termasuk pajak perlindungan lingkungan, pajak konsumsi khusus, dan pajak pertambahan nilai. Selain itu, Kementerian Keuangan mengusulkan perpanjangan tarif impor 0% untuk minyak bumi dan bahan campuran hingga 30 Juni.