12 April, 2026

Kuota impor mobil bekas gagal menarik minat

otomotif yangon Reuters
Waktu Membaca: <1 menit

Pelelangan mengimpor kuota mobil bekas dengan tarif rendah di bawah program gratis perdagangan kesepakatan dibatalkan setelah gagal menarik minat.

Berdasarkan Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik, sejumlah mobil bekas dapat diimpor setiap tahun, dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan melelang hak untuk mengimpornya.

Tahun ini, kuotanya adalah 72 kendaraan, dan batas waktu penawaran adalah 31 Maret, tetapi tidak ada penawaran yang diterima.

Lelang pertama kali diadakan tahun lalu, dan dua importir memenangkan kuota untuk 66 mobil.

Menurut sebuah dealer mobil, perusahaan tidak berminat untuk menawar karena mereka harus mematuhi peraturan impor yang ketat.
“Dealer mobil lebih memilih membeli mobil yang diproduksi secara lokal karena prosedurnya tidak terlalu rumit.”

Kuota tahunan akan meningkat menjadi 150 pada tahun 2034. Kementerian mengatakan lelang akan terus diadakan tahun depan.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV