17 April, 2026

Maskapai penerbangan Vietnam disetujui untuk melayani 1,270 penerbangan domestik tambahan selama Tet

Awak Pesawat Vietnam Airlines
Waktu Membaca: 2 menit

Badan pengawas penerbangan Vietnam telah menyetujui beberapa usulan dari maskapai penerbangan lokal untuk meningkatkan frekuensi penerbangan guna memenuhi permintaan yang meningkat selama liburan Tet mendatang. liburan, meskipun hanya setengah dari penambahan yang diminta disetujui.

Tet, hari libur Tahun Baru Imlek Vietnam, jatuh pada akhir Januari, meskipun penduduk kota biasanya mulai terbang kembali ke kampung halaman mereka beberapa minggu sebelum liburan untuk memulai perayaan bersama teman dan keluarga.

Maskapai penerbangan lokal, maskapai penerbangan nasional Vietnam Airlines dan maskapai penerbangan berbiaya rendah Vietjet dan Jetstar, mengajukan izin untuk secara kolektif menambah 2,486 penerbangan, dengan hanya 1,270 dari penerbangan yang diusulkan benar-benar memperoleh persetujuan dari Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV).

Dalam laporan yang disampaikan kepada Kementerian Transportasi pada hari Kamis, CAAV mengatakan ketiga maskapai tersebut akan diizinkan mengoperasikan penerbangan domestik tambahan antara tanggal 16 Januari dan 12 Februari, yang merupakan peningkatan sebesar 8.5 persen dalam penerbangan yang biasanya beroperasi selama periode tersebut.

Vietnam Airlines diizinkan menambah 380 penerbangan, dengan total 76,758 kursi, selama musim Tet, sementara Vietjet dan Jetstar akan menambah masing-masing 560 penerbangan (100,800 kursi) dan 330 penerbangan (59,400 kursi).

Sekitar 1,067 penerbangan tambahan yang disetujui akan berangkat atau mendarat di Bandara Internasional Tan Son Nhat Bandara, lapangan terbang tersibuk di negara ini, sudah beroperasi melampaui kapasitas desainnya.

Meskipun berpotensi mengalami masalah kelebihan muatan, selama libur Tet, bandara yang berbasis di Kota Ho Chi Minh akan melayani 807 penerbangan per hari selama jam sibuk, meningkat 7.7 persen dari jadwal biasanya.

Vietnam Airlines merupakan satu-satunya dari tiga maskapai penerbangan yang senang dengan keputusan CAAV, dengan hampir 100 persen rencana penerbangan tambahan mereka disetujui, sementara itu Vietjet hanya akan mampu menawarkan setengah dari layanan tambahan yang diusulkan sedangkan Jetstar disetujui untuk 30 persen permintaannya.

Berdasarkan keputusan CAAV, ketiga maskapai secara kolektif akan dipaksa untuk memangkas 230,000 kursi dari layanan Tet yang direncanakan sebelumnya.

Dengan beberapa maskapai penerbangan yang diduga menjual tiket untuk penerbangan tambahan sebelum memperoleh persetujuan dari CAAV, para penumpang yang sudah memesan tiket merasa cemas, takut mereka tidak akan dapat kembali ke rumah untuk merayakan Tet.

Ho Quoc Cuong, kepala transportasi penerbangan di bawah CAAV, mengatakan maskapai penerbangan mungkin tidak menjual tiket untuk semua layanan tambahan yang direncanakan, jadi kecil kemungkinan penumpang yang sudah membeli tiket akan ketinggalan penerbangan.

"Jika memang benar demikian, maka maskapai wajib memberikan ganti rugi dan bertanggung jawab penuh terhadap penumpang," katanya.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV