
VinSpeed, perusahaan yang didirikan oleh orang terkaya di Vietnam, Pham Nhat Vuong, telah meluncurkan rencana ambisius untuk membangun jalur kereta api cepat Utara-Selatan, yang diperkirakan menelan biaya sebesar VND1.56 kuadriliun (US$61 miliar). Proyek monumental ini bertujuan untuk rampung pada tahun 2030, yang akan menjadi landasan bagi industri kereta api modern Vietnam sekaligus menyegarkan ekonomi regional.
Sebagai bagian dari strategi investasinya, VinSpeed, yang berada dalam ekosistem Vingroup—perusahaan swasta terbesar di Vietnam—telah berkomitmen untuk menanggung 20% dari total investasi, yang setara dengan sekitar $12.27 miliar. Untuk mendanai 80% sisanya, VinSpeed telah mengusulkan untuk mendapatkan pinjaman tanpa bunga dari anggaran negara, yang dapat dilunasi selama 35 tahun, tidak termasuk biaya yang terkait dengan pembebasan lahan seperti kompensasi dan pemukiman kembali.
Dengan modal dasar sebesar VND6 triliun (US$231 juta), VinSpeed berambisi untuk segera memulai pembangunan, bertekad untuk memulai konstruksi pada Desember 2025 dan mengoperasikan jalur kereta api penuh pada Desember 2030.
Perusahaan ini juga bekerja sama dengan mitra utama dari Tiongkok, Jerman, dan Jepang untuk transfer teknologi, dengan fokus pada produksi lokomotif, gerbong, dan sistem persinyalan dalam negeri. Selain itu, VinSpeed berencana untuk melatih tenaga kerja dengan cepat guna meningkatkan kemampuan teknis lokal, yang akan mendorong kemandirian Vietnam dalam pengembangan perkeretaapian.
Untuk mendorong pendapatan dan sebagian keuangan investasi publik, VinSpeed akan berkolaborasi dengan Vingroup dan Vinhomes untuk menciptakan kawasan perkotaan yang berdekatan dengan stasiun kereta api utama, memanfaatkan pendekatan Pengembangan Berorientasi Transit yang inovatif.
Duong Thu Van, perwakilan VinSpeed, menekankan komitmen teguh perusahaan terhadap inisiatif inovatif ini, dengan menekankan kuat pada inovasi, tindakan tegas, dan upaya kolaboratif dengan bisnis dalam negeri untuk tidak hanya mengembangkan sistem kereta api tetapi juga menumbuhkan industri kereta api berkecepatan tinggi yang berkelanjutan di Vietnam.
Siapa yang tahu perjalanan berkecepatan tinggi juga dapat membuka jalan bagi lanskap perkotaan yang segar?
Berapa perkiraan biaya proyek kereta api cepat Utara–Selatan?
Proyek ini diperkirakan menelan biaya VND1.56 kuadriliun, yang kira-kira US$61 miliar.
Berapa porsi pendanaan yang menjadi tanggung jawab VinSpeed?
VinSpeed telah berkomitmen untuk memobilisasi 20% dari total investasi, atau sekitar $12.27 miliar.
Kapan pembangunan rel kereta api diperkirakan akan dimulai?
VinSpeed berencana memulai pembangunan pada Desember 2025, dengan target jalur kereta api beroperasi pada Desember 2030.