
Saham Vmoto yang berbasis di Perth ditutup lebih tinggi setelah perusahaan mengumumkan telah menandatangani kesepakatan distribusi untuk skuter listriknya di Vietnam.
Vmoto mengatakan telah menandatangani perjanjian distribusi eksklusif dengan pemasok kendaraan hijau Euro Ebike Company.
Kontrak awal adalah untuk minimal 1,200 unit yang akan dipesan pada bulan Agustus 2015.
Vietnam memiliki pasar sepeda motor terbesar keempat di dunia, setelah Tiongkok, India dan Indonesia.
Sekitar 37 juta sepeda motor terdaftar di negara ini, dibandingkan dengan sekitar 2 juta mobil.
Vmoto berharap skuter listrik akan menjadi semakin populer dan diterima oleh konsumen Vietnam.
Perusahaan ini baru-baru ini membuat terobosan serupa di China dan Indonesia karena ingin memanfaatkan minat yang meningkat terhadap skuter di pasar tersebut.
Sementara itu Vmoto mengumumkan sedang mengembangkan skuter baru yang super ringan yang menurutnya dapat dengan mudah disimpan di rumah atau tempat kerja.
Skuter Vmoto 1 akan memiliki berat sekitar 48 kilogram, dapat dilipat dalam 30 detik dan dapat dihubungkan ke iPhone Apple.
Direktur pelaksana Vmoto Charles Chen mengatakan ia yakin model baru itu akan menarik minat signifikan di pasar Cina.
Saham perusahaan ditutup pada perdagangan hari itu 13 persen lebih tinggi pada 5.2 sen.