
Dolar AS mengalami penurunan nilai terhadap dong Vietnam pada hari Senin, berada di sekitar level terendah empat bulan dibandingkan dengan mata uang utama. Vietcombank mencatat sedikit penurunan sebesar 0.05% selama akhir pekan pada nilai tukar dolar AS, diperdagangkan pada VND26,368. Di sisi lain, pasar gelap mencatat kenaikan tipis sebesar 0.12%, dengan dolar AS diperdagangkan sekitar VND26,447.
Pasar mata uang di seluruh dunia menyaksikan penguatan yen pada hari Senin, yang kemudian menyebabkan penurunan nilai dolar di berbagai pasar. Perkembangan ini muncul di tengah spekulasi tentang potensi risiko intervensi mata uang gabungan AS-Jepang pertama dalam 15 tahun, yang membuat investor tetap waspada.
Dolar AS indeksIndikator tersebut, yang digunakan untuk mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama, mengalami penurunan sebesar 0.1%, sehingga mendekati titik terendah dalam empat bulan terakhir, yaitu di angka 97.082.
Yen menguat hingga 1.2%, mencapai 153.89 per dolar, nilai tertinggi sejak November. Bersamaan dengan itu, euro juga mengalami kenaikan, mencapai level tertinggi empat bulan di $1.1898 dan kemudian stabil pada kenaikan 0.4% di $1.18665.
Selain pergerakan tersebut, pound sterling Inggris juga mengalami sedikit kenaikan sebesar 0.1% menjadi $1.36615. Sementara itu, dolar Australia dan Selandia Baru Dolar AS menguat sebesar 0.3% dan 0.2% menjadi $0.69165 dan $0.59605 secara berturut-turut.
Menurut Marc Chandler, kepala ahli strategi pasar di Bannockburn Capital Markets di New York, dolar AS sudah rentan terhadap fluktuasi. Namun, kenaikan nilai yen menjadi katalis bagi aksi jual dolar AS secara luas di pasar.
Berapakah nilai tukar dolar AS di Vietcombank dan pasar gelap?
Dolar AS diperdagangkan pada VND26,368 di Vietcombank, menandai penurunan 0.05%. Sebaliknya, di pasar gelap, dolar AS mengalami kenaikan 0.12%, diperdagangkan sekitar VND26,447.
Apa yang memicu aksi jual dolar AS secara luas di pasar?
Pemicu utama aksi jual dolar AS secara luas di pasar adalah menguatnya yen, menurut Marc Chandler, kepala ahli strategi pasar di Bannockburn Capital Markets di New York.
Perubahan apa yang dialami mata uang utama lainnya?
Yen menguat sebesar 1.2% menjadi 153.89 per dolar, euro naik sebesar 0.4% menjadi $1.18665, pound sterling Inggris naik sebesar 0.1% menjadi $1.36615, dolar Australia naik sebesar 0.3% menjadi $0.69165, dan dolar Selandia Baru naik sebesar 0.2% menjadi $0.59605.