15 April, 2026

Manajemen Kekayaan Mendorong DBS Meraih Rekor Pendapatan Kuartal 3 Meskipun Terdampak Reformasi Pajak Global

Bank DBS
Waktu Membaca: 2 menit

DBS bank melaporkan pendapatan yang memecahkan rekor untuk kuartal ketiga tahun 2025, sebagian besar didorong oleh pendapatan biaya yang kuat dari manajemen kekayaan. Namun, laba bersih bank mengalami sedikit penurunan sebesar 2 persen year-on-year, hampir mencapai S$3 miliar ($2.3 miliar). Hal ini merupakan dampak dari reformasi pajak minimum global yang baru diberlakukan. Meskipun demikian, laba sebelum pajak naik sebesar 1 persen, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar S$3.5 miliar.

Pendapatan dan Beban

Total pendapatan bank juga mengalami lonjakan signifikan, meningkat 3 persen menjadi S$5.9 miliar, mencetak rekor baru. Pendapatan bunga bersih relatif stabil, sementara pendapatan komisi dan penjualan nasabah treasury mencapai puncak baru, terutama didorong oleh sektor manajemen kekayaan. Pendapatan perdagangan pasar membaik karena biaya pendanaan yang lebih rendah dan lingkungan perdagangan yang lebih kondusif. Di saat yang sama, beban meningkat 6 persen menjadi S$2.4 miliar. Peningkatan ini terutama didorong oleh peningkatan biaya staf seiring dengan peningkatan akrual bonus yang sejalan dengan peningkatan kinerja.

Selama sembilan bulan pertama tahun ini, laba DBS berjumlah S$8.7 miliar, yang menunjukkan penurunan marjinal sebesar 1 persen.

Menatap ke Depan

CEO DBS, Tan Su Shan, memberikan beberapa wawasan mengenai strategi masa depan bank. Beliau menyatakan bahwa bank akan terus beradaptasi dengan tantangan penurunan suku bunga melalui pengelolaan neraca yang gesit. Beliau juga menekankan kemampuan bank untuk memanfaatkan peluang struktural di seluruh lini pengelolaan kekayaan dan kelembagaan. perbankan, memastikan pertumbuhan dan keberhasilan yang berkelanjutan.

pertanyaan

Faktor apa saja yang menyebabkan pendapatan DBS memecahkan rekor pada kuartal ketiga tahun 2025?
Pendapatan yang memecahkan rekor ini sebagian besar didorong oleh pendapatan biaya yang kuat dari manajemen kekayaan. Selain itu, bank mencatat rekor baru dalam pendapatan biaya dan penjualan nasabah treasury.

Apa dampak reformasi pajak minimum global yang baru diberlakukan terhadap DBS?
Reformasi pajak minimum global yang baru menyebabkan sedikit penurunan laba bersih DBS sebesar 2 persen tahun-ke-tahun pada kuartal ketiga tahun 2025.

Bagaimana DBS berencana untuk menavigasi tekanan penurunan suku bunga?
DBS berencana untuk menavigasi tekanan penurunan suku bunga melalui pengelolaan neraca yang gesit. Bank juga bertujuan untuk memanfaatkan peluang struktural di seluruh manajemen kekayaan dan perbankan institusional.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV