
DBS bank melaporkan pendapatan yang memecahkan rekor untuk kuartal ketiga tahun 2025, sebagian besar didorong oleh pendapatan biaya yang kuat dari manajemen kekayaan. Namun, laba bersih bank mengalami sedikit penurunan sebesar 2 persen year-on-year, hampir mencapai S$3 miliar ($2.3 miliar). Hal ini merupakan dampak dari reformasi pajak minimum global yang baru diberlakukan. Meskipun demikian, laba sebelum pajak naik sebesar 1 persen, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar S$3.5 miliar.
Total pendapatan bank juga mengalami lonjakan signifikan, meningkat 3 persen menjadi S$5.9 miliar, mencetak rekor baru. Pendapatan bunga bersih relatif stabil, sementara pendapatan komisi dan penjualan nasabah treasury mencapai puncak baru, terutama didorong oleh sektor manajemen kekayaan. Pendapatan perdagangan pasar membaik karena biaya pendanaan yang lebih rendah dan lingkungan perdagangan yang lebih kondusif. Di saat yang sama, beban meningkat 6 persen menjadi S$2.4 miliar. Peningkatan ini terutama didorong oleh peningkatan biaya staf seiring dengan peningkatan akrual bonus yang sejalan dengan peningkatan kinerja.
Selama sembilan bulan pertama tahun ini, laba DBS berjumlah S$8.7 miliar, yang menunjukkan penurunan marjinal sebesar 1 persen.
CEO DBS, Tan Su Shan, memberikan beberapa wawasan mengenai strategi masa depan bank. Beliau menyatakan bahwa bank akan terus beradaptasi dengan tantangan penurunan suku bunga melalui pengelolaan neraca yang gesit. Beliau juga menekankan kemampuan bank untuk memanfaatkan peluang struktural di seluruh lini pengelolaan kekayaan dan kelembagaan. perbankan, memastikan pertumbuhan dan keberhasilan yang berkelanjutan.
Faktor apa saja yang menyebabkan pendapatan DBS memecahkan rekor pada kuartal ketiga tahun 2025?
Pendapatan yang memecahkan rekor ini sebagian besar didorong oleh pendapatan biaya yang kuat dari manajemen kekayaan. Selain itu, bank mencatat rekor baru dalam pendapatan biaya dan penjualan nasabah treasury.
Apa dampak reformasi pajak minimum global yang baru diberlakukan terhadap DBS?
Reformasi pajak minimum global yang baru menyebabkan sedikit penurunan laba bersih DBS sebesar 2 persen tahun-ke-tahun pada kuartal ketiga tahun 2025.
Bagaimana DBS berencana untuk menavigasi tekanan penurunan suku bunga?
DBS berencana untuk menavigasi tekanan penurunan suku bunga melalui pengelolaan neraca yang gesit. Bank juga bertujuan untuk memanfaatkan peluang struktural di seluruh manajemen kekayaan dan perbankan institusional.