
Zara Australia telah meningkatkan panasnya situasi dalam negeri pengecer dengan berjanji mempertahankan harga meskipun nilai tukar dolar jatuh sebesar 17 persen dalam lima bulan terakhir.
Rencana Zara untuk menahan harga di Australia akan membatasi kemampuan pemasok dan pengecer dalam negeri untuk menaikkan harga secara menyeluruh guna menutup biaya impor stok dari negara-negara seperti China, India, Vietnam, dan Bangladesh.
Seperti dilaporkan dalam Tinjauan Keuangan Australia minggu lalu, para pemasok telah memperingatkan para pengecer bahwa harga pakaian mode, pakaian dalam dan pakaian dasar akan naik secara signifikan pada paruh kedua tahun kalender 2015 karena lindung nilai mata uang menghilang dan stok musim baru mulai masuk ke toko-toko.